10 Cara Menghilangkan Rasa Sakit Akibat Stres

May 21, 2019

Pagi hari itu ia berangkat menuju tempatnya beraktifitas sehari-hari. Tempat yang tiga tahun lalu menjadi institusi yang ia impikan selalu. Namun kini semenjak satu bulan terakhir, setiap pagi ia harus menuju tempat itu dengan berat hati. Ada kejadian yang mengubahnya. Tepat satu bulan yang lalu ia harus menerima kenyataan bahwa niatannya untuk meminang pujaan hatinya tertolak. Ia begitu kecewa hingga membuatnya merasa tertekan dan rendah diri. 


Kisah di atas adalah secuil cerita yang mungkin kerap kita dengar. Kisah tentang kegagalan dalam mencapai sesuatu atau tidak bisa meraih hal yang telah diinginkan. Kisah tersebut tidak untuk menyalahkan siapa-siapa, tapi ketika mengetahui kisah tersebut kita harus bisa belajar dan menemukan hikmah. 

Kehidupan tidak melulu tentang kegembiraan dan kesenangan. Bahkan sebagian besar momen kehidupan bisa jadi adalah tentang masalah, rasa sakit, kesedihan dan hal-hal tidak menyenangkan lainnya. Itu sebabnya, kita perlu memahami bagaimana sejatinya sebuah kehidupan. Sehingga kita bisa mengatur ekspektasi terhadap segala hal, dan dapat bersikap ketika rasa sakit menghampiri. 

Rasa sakit yang Mincils maksud di sini adalah rasa sakit akibat kekecewaan, kegagalan, kesedihan atau sejenisnya yang memengaruhi kondisi kejiwaan seseorang. Sebagaimana yang terjadi di kisah ilustrasi di awal, penolakan pun bisa saja menjadi pemicu terganggunya keseimbangan jiwa. 

Keseimbangan jiwa yang terganggu lambat laun jika dibiarkan berlarut akan mampu mengganggu kesehatan dan perilaku. Sehingga seseorang harus mengerti tentang bagaimana menghadapi situasi yang menyakitkan atau situasi yang penuh tekanan. 

Nah, Dr. Ellen Slawsby seorang profesor psikiatri klinis di Harvard Medical School menyarankan teknik yang bisa digunakan untuk menghadapi situasi-situasi yang tidak menyenangkan. Berikut caranya:

1. Temukan tempat yang sunyi. Bisa untuk meluangkan waktu sekadar berjalan kaki. Mandi santai. Atau hanya duduk-duduk di tempat favorit.  

2. Tutup mata

3. Bayangkan tempat yang menyenangkan dan menenangkan. Ingat-ingat atau bayangkan momen yang menyenangkan.

4. Rasakan pengalaman yang terjadi. Apa yang dilihat, apa yang didengar, dan emosi yang dirasakan. 

5. Tarik nafas yang mendalam dan keluarkan. 

6. Rasakan aliran yang mengalir di sekujur tubuh. 

7. Rasakan pula sakit yang mulai memudar seiring tubuh yang semakin rileks dan santai. Biarkan sakit itu pergi

8. Lakukan selama 10-15 menit

9. Tunggu hingga waktu berakhir. Tidak perlu berpikir. Temani saja tubuh

10. Untuk selanjutnya, carilah kelompok dukungan. Cari orang sekitar yang mengerti dan memahami apa yang kamu rasakan. Tujuannya untuk membuatmu tidak merasa sendirian dan bisa mendapatkan dukungan. 
Cari pula cara-cara lain untuk menghadapi tekanan. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk menghadapi rasa sakit akibat stres. Seperti melatih pernafasan, yoga, olahraga, jalan-jalan, ibadah, dan melakukan hobi yang disukai. 


Dr. Ellen menekankan bahwa setiap metode bisa digunakan sesuai selesai. "Seperti sebuah toko es krim. Tergantung suasana hati, kamu mungkin ingin es krim dengan rasa yang berbeda atau menikmatinya dengan cara berbeda."

Nah itu dia cara-cara yang bisa sobat Krucils coba untuk meredakan rasa sakit akibat stres. Semoga keadaan kalian bisa semakin baik ya dan jangan pernah berputus asa.

Untuk yang ingin belajar lebih jauh tentang bagaimana menerima kegagalan atau sedang berusaha untuk mengendalikan stres. Ada kabar baik buat sobat Krucils. Krucils Indonesia akan mengadakan webinar yang membahas tentang bagaimana menghadapi stress dengan dipandu oleh ahlinya. Buat kamu yang tertarik, bisa segera daftar. Ada paket-paket menarik yang akan bisa membuatmu menjadi sosok yang lebih baik. Yuk daftar.


Written by TEKNOIA Creative for Krucils Indonesia

Daftar Webinar Krucils Sekarang