5 Tips Interaksi Dengan Si Kecil Saat Berusia Di Bawah Tiga Tahun

October 1, 2019

Usia emas anak yang paling krusial di masa hidupnya adalah saat anak lahir hingga masa usia tiga tahun. Dalam masa ini anak mengalami masa emas penting yang akan membentuk banyak hal penting yang akan menentukan bagaimana perkembangan anak di masa depan. Karena itu sobat Ibu harus tahu bagaimana berinteraksi dengan anak saat si kecil berusia batita (bayi di bawah tiga tahun).

Kenapa sih sobat Ibu harus bisa berinteraksi dengan si kecil yang masih batita dengan baik?

Alasannya adalah karena sobat Ibu merupakan orang terdekat yang berinteraksi di masa-masa penting pertumbuhan anak. Di usia hingga tiga tahun, anak belum benar-benar bisa untuk melakukan interaksi sosial. Mereka hanya melakukan respon pada stimulus-stimulus lingkungan yang membuatnya tertarik.

Itu sebabnya bagi sobat ibu, pola interaksi yang dilakukan tidak bisa pasif, sobat ibu harus bisa proaktif dan menyesuaikan komunikasi dengan kebutuhan anak.

Bagaimana interaksi dengan anak yang baik itu? Nah berikut adalah beberapa tips yang sobat ibu bisa lakukan untuk berinteraksi dengan si krucils.

1. Bersikap hangat, penuh cinta dan responsif

Sebagai orang tua apalagi sebagai ibu, sudah seharusnya untuk bersikap penuh kasih sayang pada si Krucils. Sebab di masa pertumbuhan anak, batita akan sangat membutuhkan perkembangan psikologis bahwa ada orang yang menyayangi dan melindungi mereka.

Sehingga sobat ibu harus bisa bersikap hangat di situasi apapun, kalaupun harus marah sobat ibu harus bisa memberikan pengertian bahwa kemarahan yang dilakukan bukan untuk menghukum apalagi membenci tetapi untuk membimbing dan mengasihi.

Selain itu sobat ibu juga perlu untuk lebih responsif dengan kebutuhan anak. Sobat ibu harus tahu bahwa perilaku dan karakter si krucils itu sangat beragam.

Jadi sebagai orang tua sobat ibu harus tahu seperti apa karakter anak dan bagaimana untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Inilah mengapa sangat penting bagi para sobat ibu untuk terus berinteraksi dengan si krucils.

2. Bicara, membaca dan bernyanyi dengan si krucils

Anak batita sedang mengalami pertumbuhan fungsi otak yang sangat pesat. Dan otak membutuhkan banyak sekali stimulus untuk bisa berkembang.

Beberapa bentuk stimulus yang bisa diberikan pada si krucils di usia batita adalah dengan mengajak mereka berbicara. Memberikan banyak kosa kata baru melalui bacaan-bacaan dan juga nanyian. Mengapa kosa kata baru penting? Karena dalam perkembangan otak, kemampuan komunikasi dan literasi anak adalah konsep paling kompleks yang dipahami oleh anak di usia dini. Si Krucils mempelajari banyak hal melalui suara, kemudian mengaitkannya dengan konteks situasi yang dia pahami dan mengerti.

Bila si Krucils sudah siap, maka dia akan mulai berbicara dan menanggapi interaksi komunikasi yang terjadi dengan dirinya. Semakin hari semakin meningkat dan dia akan bisa membuat kesimpulan ataupun keputusan dari interaksi yang terjadi.

3. Beri ruang eksplorasi dan bermain

Melindungi anak dari bahaya adalah hal yang wajar. Tetapi sobat ibu juga perlu tahu bahwa anak di masa batita adalah masa-masa untuk banyak melakukan pengenalan pada lingkungan. Mereka serba ingin tahu dengan banyak hal yang ada disekitarnya. Mereka ingin menyentuh dan merasakan setiap hal menarik yang mereka temui.

Sehingga sobat ibu sebaiknya bisa memberikan ruang untuk si krucils bermain dan melakukan eksplorasi lingkungan. Memang, terkadang si krucils bisa berhadapan dengan resiko seperti jatuh, tertusuk, tersandung, ataupun terbentur tetapi bukan berarti sobat ibu harus terlalu melindungi dengan bersikap mengekang.

Untuk mengurangi resiko-resiko yang ada tentu saja sobat ibu perlu untuk menciptakan ataupun memilih ruang bermain dan eksplorasi yang aman dan nyaman. Sehingga si krucils tetap bisa leluasa bergerak dan mengembangkan pengetahuannya.

4. Pahami bahwa setiap anak memiliki keunikan

Di masa pertumbuhan emas anak, setiap perilaku dan karakter anak adalah sesuatu yang unik dan tidak sama dengan lainnya. Sehingga penting bagi sobat ibu untuk memahami seperti apa tindak tanduk si krucil di kesehariannya. Kemudian mengapresiasinya dengan pantas dan dengan baik.

Jangan sampai sobat ibu membandingkan si krucils dengan anak lain yang mungkin sudah lebih mampu melakukan sesuatu atau lebih cepat mempelajari sesuatu. Membanding-bandingkan adalah cara yang buruk untuk mengapresiasi anak.

Anak selalu unik dan mereka adalah hasil dari inspirasi dan interaksi dengan lingkungan yang dia hadapi. Sehingga keunikan si krucils memang juga ada kontribusi orang tua terutama sobat ibu.

5. Perhatikan kondisi sobat ibu sendiri

Nah di tips yang terakhir ini, fokus yang diperhatikan adalah bukan lagi interaksi sobat ibu dengan si krucils, tetapi tentang bagaimana sobat ibu bisa menjaga kondisi diri sendiri.

Perkembangan anak di usia batita memang sangat pesat dan sangat dinamis. Sobat ibu juga pasti akan kewalahan saat menghadapi anak di usia aktif ini. Bisa jadi sobat ibu malah kekurangan istirahat dan tidak memperhatikan kesehatan fisik maupun mental.

Padahal kesehatan fisik dan mental juga penting untuk menjaga interaksi sobat ibu dengan si krucils secara berkelanjutan. Kalau sobat ibu sakit, lalu siapa yang akan merawat si krucils? Ya kan.

Jadi sobat ibu tetap perlu untuk istirahat lho. Juga perlu untuk bergantian dengan sobat ayah kalau memang memungkinkan. Tapi intinya perhatikan kondisi tubuh dan jangan sepelekan istirahat.


Nah itu tadi 5 tips interaksi dengan anak ketika si kecil berusia di bawah tiga tahun. Memang ada banyak sekali tips lain yang sobat ibu terapkan. Ada banyak lagi metode menarik dan penting lainnya yang juga bisa digunakan untuk membangun potensi dan meningkatkan kemampuan anak. Tetapi menurut mincils lima tips di atas adalah tip-tip mendasar yang bisa dilakukan oleh sobat ibu di situasi apapun dan di manapun.

Jadi sobat ibu hanya perlu untuk memperhatikan lima hal di atas kemudian menyesuaikannya dengan situasi dan kondisi. Sehingga sobat ibu tidak perlu untuk panik ataupun pusing memikirkan banyak hal yang harus diperhatikan saat berinteraksi dengan si krucils,

Bagaimana? Sobat ibu sudah siap untuk berinteraksi dengan lebih baik dengan si krucils? Selamat mencoba di rumah ya. Semoga sobat ibu dan si krucils berbahagia selalu.

Daftar Webinar Krucils Sekarang