Sobat Ibu dan Ayah, Ini 5 Manfaat Perbolehkan Anak Berinteraksi dengan Dunia

November 27, 2019

Mengenalkan anak yang sudah bisa berbicara dan berjalan pada dunia di sekitarnya adalah hal yang perlu dilakukan dengan baik. Apa maksudnya dengan baik? Maksudnya adalah sobat ibu dan ayah harus memahami apa saja yang dibutuhkan oleh anak agar bisa mendapatkan tumbuh kembang diri yang optimal.

Dunia luar tentu saja adalah sesuatu yang menakutkan bagi kedua orang bila sang anak dibiarkan begitu saja. Ada banyak hal dipandang berbahaya sehingga akhirnya membatasi anak untuk tidak berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Padahal perlakuan seperti ini sangatlah tidak ideal untuk anak.

Misalnya, anak tidak diperkenalkan dengan hewan-hewan di sekitarnya. Bertemu semut, dilarang karena sobat ibu dan ayah takut anak digigit semut dan kesakitan. Atau anak juga dilarang bertemu dengan kucing, anjing atau mamalia besar lain yang ada di sekitar lingkungan rumah.

anak bermain air

Memang, hewan-hewan di sekitar rumah belum tentu aman untuk anak. Tetapi buah hati harus tetap diberi penjelasan dan wawasan bahwa hewan-hewan tersebut adalah bagian dari lingkungan yang harus diketahui dan dipahami sifat dan perilakunya.

Tidak hanya berinteraksi dengan hewan, mengetahui dan mengeksplorasi lingkungan adalah hal penting bagi pertumbuhan anak. Child Mind Institute menjelaskan mengapa anak perlu berinteraksi dengan lingkungan. Alasannya adalah karena anak-anak akan mendapatkan pengembangan karakter penting seperti:

1. Kepercayaan diri

Anak mendapatkan kepercayaan diri dengan berinteraksi dengan lingkungannya karena mereka akan bisa memilih aktifitas apa yang mereka inginkan. Berbeda dengan situasi dalam ruangan yang sering kali diatur atau ditentukan oleh orang tua. Ketika anak mampu untuk melakukan aktifitas sesuai dengan keinginannya sendiri, mereka akan belajar untuk percaya diri untuk mengambil keputusan.

2. Aktif bergerak

Ruang lingkungan adalah ruang yang luas untuk membebaskan anak berinteraksi dengan sekitar dirinya. Anak akan bisa aktif bergerak sesuai apa yang dia inginkan. Melakukan eksplorasi dan mengenal benda-benda di sekitarnya. Memang agak beresiko jika melepas anak sendirian, itu mengapa sobat ayah atau ibu sebaiknya tetap mendampingi anak ketika bermain di sekitar rumah.

3. Bertanggung jawab

Interaksi anak dengan lingkungan bisa juga melibatkan tanaman-tanaman yang mereka bisa mulai rawat. Anak-anak bisa diberi tanggung jawab untuk menyirami dan menjaga agar tanaman-tanaman tersebut tetap sehat dan hidup. Begitupun dengan hewan-hewan, ketika anak sudah memahami bahwa hewan harus dirawat dan dijaga, mereka bisa diajak untuk belajar bertanggung jawab melindungi para hewan.

4. Kreatifitas dan kemampuan berimajinasi

Ada banyak hal yang akan ditemukan oleh anak di lingkungan luar. Sehingga mereka akan terdorong untuk menggunakan benda-benda disekitarnya sesuai imajinasi yang mereka miliki. Hal ini akan memacu kreatifitas dan perkembangan otak anak dalam memanfaatkan barang di sekitarnya untuk mencapai sesuatu yang mereka inginkan.

5. Tidak rentan stres

Lingkungan dan alam memberikan rasa senang pada tubuh karena tidak terkotak dalam ruang. Manusia adalah makhluk yang cenderung untuk bergerak sehingga batasan ruang akan mengakibatkan rasa stres.

Bila anak malah dibatasi untuk bergerak, anak akan rentan mengalami stres dan menghambat pertumbuhan mental dan fisiknya. Oleh karena itu sobat ibu dan ayah harus sering-sering untuk mengajak anak keluar rumah agar si kecil menjadi lebih bahagia.


Karakter-karakter di atas adalah beberapa karakter penting yang bisa berkembang seiring dengan interaksi anak dengan lingkungannya. Dengan aktifitas anak di luar rumah yang sangat beragam, si krucil akan bisa bertemu dengan banyak hal.

Ya, pasti sobat ibu dan ayah khawatir jika sang buah hati menghadapi bahaya. Itu mengapa para orang tua harus selalu mendampingi anak ketika mereka sedang belajar berinteraksi dengan lingkungan. Melindungi mereka dari bahaya seperti orang asing ataupun bahaya yang bisa terjadi akibat aktifitas anak yang tidak berhati-hati.

Nah, setelah mengetahui pentingnya interaksi anak dengan lingkungan, sobat ibu dan ayah tidak perlu lagi terlalu takut ya memperbolehkan anak untuk bermain di luar rumah.

Daftar Webinar Krucils Sekarang